Selamat Membaca Materi Matematika SMP :) Matematika SMP: Cara Penyajian Data Dalam Bentuk Tabel

Menu

Kamis, 22 Desember 2016

Cara Penyajian Data Dalam Bentuk Tabel


Pernahkah Anda melakukan pemilihan ketua kelas? Pemilihan ketua kelas dapat dilakukan secara musyawarah untuk mufakat. Jika musyawarah untuk mufakat mengalami kendala (tidak menghasilkan kesepakatan) maka langkah yang harus ditempuh adalah dengan melakukan voting. Setelah dilakukan pemungutan suara (voting), harus menghitung jumlah suara yang diperoleh tiap-tiap calon ketua kelas. Untuk memudahkan menentukan siapa yang menjadi pemenangnya, kita harus memasukan jumlah suara tersebut ke dalam sebuah tabel seperti gambar di bawah ini. 



Hasil perhitungan yang dimasukan ke dalam tabel seperti gambar di atas merupakan salah satu contoh penyajian data statistik. Ada berapa jenis bentuk-bentuk penyajian data statistik?

Penyajian data statistik dibedakan menjadi dua yaitu penyajian data dalam bentuk tabel dan penyajian data dalam bentuk diagram. Pada psotingan ini hanya akan membahas tentang penyajian data dalam bentuk tabel, sedangkan peyajian data dalam bentuk diagram akan di bahas pada postingan berikutnya.

Untuk penyajian data dalam bentuk tabel silahkan perhatikan ilustrasi di bawah ini. Hasil ulangan blok matematika kelas IX A semester ganjil disajikan ke dalam Tabel 1 di bawah ini.



Dapatkah Anda tentukan berapa nilai yang diperoleh Janu berdasarkan Tabel 1? Untuk mengetahui berapa nilai ulangan yang diperoleh Janu, Anda harus membaca data pada Tabel 1 tersebut satu per satu (karena datanya disusun secara acak). Untuk data pada Tabel 1 di atas yang terdiri dari 30 datum, Anda masih dapat mencarinya dengan mudah walaupun memerlukan waktu yang cukup lama. Akan tetapi, bagaimana jika data yang ada terdiri atas 1.000 datum? Pusing ya?

Nah untuk memudahkan mencari datum dari suatu data yang memiliki lebih dari 1.000 datum, data tersebut harus disusun sesuai alfabet. Jika data pada di atas disajikan sesuai nama siswa yang disusun secara alfabet maka akan tampak seperti Tabel 2 di bawah ini. 


Dengan melihat Tabel 2 di atas, Anda dengan mudah dapat menentukan nilai ulangan Matematika yang diperoleh Janu, yaitu 5. Bagaimana caranya mengetahui berapa orang yang mendapatkan nilai 5?

Untuk mengetahui berapa orang yang memperoleh nilai 5, Anda harus menyajikan data tersebut dengan mencatat banyak nilai tertentu (frekuensi) yang muncul, seperti diperlihatkan pada Tabel 3 di bawah ini. 
Dengan melihat Tabel 3 di atas maka Anda dapat menentukan banyak siswa yang mendapat nilai 5 dengan sekali pandang, yaitu 6 orang. Ketiga cara penyajian data pada Tabel 1, Tabel 2, dan Tabel 3 di atas dinamakan penyajian data sederhana.



Jika data hasil ulangan Matematika itu disajikan dengan cara mengelompokkan data nilai siswa, diperoleh tabel frekuensi data berkelompok seperti tabel di bawah ini.



Tabel seperti di atas ini dinamakan tabel distribusi frekuensi. Tabel distribusi frekunesi sering digunakan untuk mengitung hasil pemilihan ketua kelas, ketua osis, pemilihan umum anggota legislatif dan pemilihan umum presiden dan wakil presiden.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar