Selamat Membaca Materi Matematika SMP :) Matematika SMP: Cara Membuat Tabel Distribusi Frekuensi

Menu

Minggu, 25 Desember 2016

Cara Membuat Tabel Distribusi Frekuensi


Masih ingatkah Anda cara menyajikan suatu data ke dalam bentuk tabel? Dalam menyajikan suatu data statistik ke dalam bentuk tabel, kita akan mengenal istilah tabel distribusi frekuensi. Bagiamana cara membuat tabel distribusi frekunesi dari data statistik?

Untuk membuat tabel distribusi frekuensi yang baik, Ada lima langkah atau tahapan yang harus diperhatikan, yakni:
1.      Menghitung jangkauan (J) dari data tersebut. Bagiamana cara menghitung jangkauan suatu data statistik?
J = datum terbesar – datum terkecil

2.      Tentukan banyaknya interval kelas, misalnya n dengan perkiraan yang memenuhi ketentuan berikut:
6 ≤ n ≤ 15

3.      Tentukan panjang interval kelas atau panjang kelas (p). Panjang interval kelas merupakan jangkau data dibagi dengan banyak interval kelas, dengan rumus panjang kelas sebagai berikut.
p = J/n

4.      Tentukan batas bawah dan batas atas setiap interval kelas. Batas bawah interval kelas ke-1 biasanya diambil dari datum terkecil. Adapun datum terbesar harus termuat dalam interval kelas terakhir.

5.      Tentukan frekuensi pada masing-masing interval kelas dengan menggunakan sistem turus (tally).
Nah untuk memantapkan pemahaman Anda tentang cara membuat tabel distribusi frekuensi, silahkan perhatikan contoh soal di bawah ini.

Contoh Soal
Berdasarkan hasil pengukuran tinggi badan siswa yang dilakukan oleh seorang guru terhadap 40 siswa adalah sebagai berikut:
160, 160, 168, 165, 169, 170, 160, 176, 150, 175, 149, 158, 164, 166, 150, 167, 168, 155, 159, 175, 147, 174, 154, 167, 150, 164, 176, 166, 148, 161, 170, 158, 151, 163, 158, 163, 170, 159, 153, 156.
Buatlah tabel distribusi frekuensi dari data tersebut.

Penyelesaian:
Kita harus menghitung jangkauan data tersebut terlebih dahulu. Dari data tersebut diketahui bahwa datum terkecil adalah 147 dan datum terbesar adalah 176, maka jangkauan data terssebut adalah:
J = datum terbesar – datum terkecil.
J = 176 – 147
J = 29
Sekarang kita tentukan banyaknya interval kelas, misalnya kita akan membuat banyak interval kelas ada 6.
Sekarang kita tentukan panjang tiap interval kelas, yakni dengan rumus:
p = J/n
p = 29/6
p = 4,833 ≈ 5

Sekarang kita akan menentukan batas bawah dan batas atas setiap interval kelas interval ke-1 adalah 147, dan batas atasnya 151. Batas bawah interval ke-2 adalah 152, dan batas atasnya 156, dan seterusnya.

Menentukan frekuensi pada masing-masing interval kelas dengan menggunakan sistem turus (tally), yakni:
frekuensi interval ke-1 adalah 8 
frekuensi interval ke-2 adalah 4, dan seterusnya.

Dengan demikian, diperoleh tabel distribusi frekuensi seperti terlihat pada gambar di bawah ini.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar